SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS DAN PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK PERTANIAN UNTUK PENGEMBANGAN EKONOMI PERDESAAN

MENUJU LUMBUNG PANGAN DUNIA 2045
Penerapan mengoptimalkan lahan-lahan diperdesaan dapat membantu kesejahteran rakyat perdesaan ,pembangunan dimulai dari Pembangunan daerah, ditentukan oleh potensi yang dimiliki oleh
suatu daerah, maka kebijaksanaan yang dibuat oleh pemerintah daerah harus
mengacu kepada potensi daerah yang berpeluang untuk dikembangkan,
khususnya sektor pertanian. Potensi tersebut antara lain: (1) tanaman
hortikultura; (2) tanaman perkebunan; (3) usaha perikanan; (4) usaha
peternakan; (5) usaha pertambangan; (6) sektor industri; dan (7) potensi
keparawisataan.
Peranan agribisnis dalam perekonomian Indonesia sangat penting, dan
bahkan derajat kepentingannya diduga akan semakin meningkat. Penggerakan sektor agribisnis
memerlukan kerjasama berbagai pihak terkait, yakni pemerintah, swasta,
petani, maupun perbankan, agar sektor ini mampu memberikan sumbangan
terhadap devisa negara. Kebijakan dalam hal peningkatan investasi harus
didukung oleh penciptaan iklim investasi Indonesia yang kondusif, termasuk
juga dalam birokrasi, akses kredit, serta peninjauan peraturan perpajakan dan
tarif pajak untuk sektor agribisnis (Gumbira. E dan Febriyanti, 2005).
Pengembangan sektor pertanian dalam arti luas harus diarahkan kepada
sistem agribisnis dan agroindustri, karena pendekatan ini akan dapat
meningkatkan nilai tambah sektor pertanian, yang pada hakikatnya dapat
meningkatkan pendapatan bagi pelaku-pelaku agribisnis dan agroindustri di
daerah.
Jadi kesimpulan dari benner diatas yang bertema Agribisnis dan Peningkatan Nilai Tambah Produk Pertanian untuk Pengembangan Ekonomi Perdesaan adalah masyarakat dikataan sejahtera jika perekonomiannya terpenuhi salah satunya dengan meningkatankan produksi disektor pertanian bukan off fram saja di on fram juga untuk budidayanya lebih diperhatikan agar mendapatkan hasil panen yang maxsimal di sektor hilir pengelolahan dan pemasaran disini juga sangat penting. Negara dikatakan maju jika masyarakatnya sudah sejahtera. Karena mayoritas penduduk indonesia perkerjaannya adalah pertanian dalam arti luas maka para petani dituntut untuk menjadi petani yang mandiri.
Acara diadakan tanggal 19 Desember 2018, Di G.Rektorat Lt.10 yang materi akan di bawahkan oleh Prof.Dr.Hermanto Sieraga. Dengan HTM 5K pembayaran 9-15 Desember.
Komentar
Posting Komentar